🌸 Ikut Nominasi Perempuan Inspiratif Hari Kartini 2026, Klik Disini!

GOW Purwakarta— Tiga bulan belajar bersama menjadi bekal bagi para peserta Sekolah Perempuan Kreatif dan Mandiri (SEKAR) GOW Kabupaten Purwakarta untuk melangkah lebih percaya diri. Pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti program diharapkan terus tumbuh menjadi kemampuan menguatkan keluarga, mengembangkan usaha, serta mengambil peran di tengah masyarakat.

Semangat tersebut mewarnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Penutupan SEKAR GOW Kabupaten Purwakarta yang digelar di Aula Masjid Al-Madinah, Al-Muhajirin, Cisereuh, Purwakarta, Sabtu, 31 Oktober 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Mewujudkan Amanah Rasulullah SAW untuk Perempuan Berdaya, Beramal dan Berakhlaqul Karimah”.

Hadir dalam acara tersebut Ketua GOW Kabupaten Purwakarta Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., beserta jajaran, Ketua TP PKK Kabupaten Purwakarta Hj. Nina Herlina, M.Si., Ibu Kepala Kementerian Agama, Ibu Kepala Kementerian Haji dan Umrah, peserta SEKAR GOW, dan jajaran organisasi anggota GOW.

Ketua GOW Kabupaten Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menyampaikan bahwa selama tiga bulan para peserta telah menjalani proses pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan perempuan dan keluarga.

Mereka mendapatkan bekal pengembangan diri, ketahanan keluarga, keterampilan dan kewirausahaan, literasi digital, pendidikan keagamaan, serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal.

Program yang diluncurkan pada 25 Juli 2026 tersebut menyasar 50 perempuan atau kaum ibu yang ingin mengembangkan diri, dengan rancangan 12 kali pertemuan. Mengusung semangat “Perempuan Berdaya dan Bermakna”, SEKAR GOW membuka kesempatan bagi peserta untuk mengenali potensi diri dan mengembangkannya menjadi bekal kemandirian.

Dalam perjalanan pembelajarannya, peserta diajak memahami peran perempuan di ruang publik, menggali potensi diri, dan menjaga etika dalam kehidupan bermasyarakat. Mereka juga memperoleh pembekalan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, pengelolaan air bersih, serta cara membangun keluarga tangguh melalui komunikasi yang sehat dan pengelolaan stres, dan masih banyak lagi.

Menurut Teh Hj. Ifa, sapaan akrabnya, semangat belajar tersebut perlu terus dirawat setelah program berakhir. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari memperkuat ketahanan keluarga, hingga mengembangkan kegiatan produktif yang membantu perekonomian rumah tangga.

Beliau berharap para peserta semakin percaya terhadap kemampuan dirinya. Setiap perempuan memiliki potensi yang dapat tumbuh ketika mendapat kesempatan, dukungan, dan ruang untuk belajar.

Harapan itu sejalan dengan arah keberlanjutan SEKAR GOW yang telah disampaikan dalam rapat persiapan penutupan. Pendampingan peserta diharapkan dapat terhubung dengan peluang pengembangan usaha melalui dinas terkait, perbankan, serta kemitraan kewirausahaan.

Teh Hj Ifa juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus, kepala sekolah, fasilitator, organisasi anggota, serta seluruh pihak yang mendukung perjalanan SEKAR GOW hingga terselenggaranya acara penutupan.

Kolaborasi penyelenggaraan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Penutupan SEKAR GOW ini melibatkan empat bidang di lingkungan GOW. Bidang Keagamaan didukung BKMM, WKRI Purwakarta, WKRI KBI, Aisyiyah, dan Muslimat. Bidang Perekonomian melibatkan PERWARI, IPEMI, PWRI, Pitaloka, serta Perempuan Bangsa.

Sementara itu, Bidang Kesehatan melibatkan IIDI, IBI, PIVERI, Salimah, dan Dian Kemala. Bidang Pendidikan didukung Al-Hidayah, HARPI Melati, Tiara Kusumah, serta Fatayat.

Apresiasi turut disampaikan kepada para sponsor, yakni SPBU 34.41103 Kabupaten Purwakarta, Kaosdisablon Printing, Delisa Delicious Bread Store, Kalinka Salon Purwakarta, dan Baznas.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Purwakarta Hj. Nina Herlina, M.Si., menyampaikan salam hangat dari Bupati Purwakarta Om Zein dan Ibu Tika Pustipa Zein yang baru pulang dari menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci.

Hj. Nina mengapresiasi semangat peserta dalam mengikuti pembelajaran dan menyoroti kemauan para kaum ibu untuk tetap belajar di tengah keterbatasan usia maupun ruang gerak yang dihadapi.

Semangat tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk terus berkarya dan mengambil bagian dalam pembangunan Purwakarta Istimewa. Pengetahuan yang diperoleh melalui SEKAR GOW dapat menjadi bekal untuk memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan masing-masing.

Hj. Nina juga mengajak peserta menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum meneladani akhlak Rasulullah. Semangat menuntut ilmu, kepedulian terhadap sesama, dan kesungguhan memperbaiki diri menjadi nilai yang perlu dihidupkan dalam keseharian.

Rangkaian kegiatan memadukan agenda keagamaan dan apresiasi terhadap perjalanan peserta. Peringatan Maulid diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, selawat, serta tausiyah oleh Ustazah Cucu Komariah, M.Pd.

Pada sesi penutupan SEKAR GOW, acara dilanjutkan dengan pengumuman peserta terbaik dari masing-masing kelompok serta kelompok terbaik. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kesungguhan peserta dalam menjalani proses pembelajaran bersama.

Penayangan video kilas balik turut mengajak hadirin menengok perjalanan SEKAR GOW selama tiga bulan. Berbagai momen pembelajaran dan kebersamaan kembali dihadirkan sebagai pengingat atas proses yang telah dilalui para peserta.

Kegiatan semakin semarak dengan bazar UMKM yang diikuti IPEMI, Tiara Kusumah, Aisyiyah, Herblas, dan Yulia Catering. Kehadiran bazar membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus menguatkan semangat kewirausahaan perempuan.

Dari ruang belajar SEKAR GOW, harapan itu kini dibawa pulang ke rumah masing-masing: perempuan yang semakin percaya diri, keluarga yang semakin kuat, dan ilmu yang terus memberi manfaat. (*)

Dokumentasi acara:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *