🌸 Ikut Nominasi Perempuan Inspiratif Hari Kartini 2026, Klik Disini!

GOW- Langit pagi di SMA Negeri 3 Purwakarta begitu cerah, Senin (4/5/2026). Hari ini, semangat Raden Ajeng Kartini benar-benar terasa “turun ke bumi” dan menyapa langsung para pelajar.

Melalui program Kartini Go To School, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Purwakarta menutup rangkaian panjang Nominasi Perempuan Inspiratif 2026 dengan cara yang tidak biasa, yakni menghadirkan sosok-sosok inspiratif langsung ke lingkungan belajar generasi muda.

Ketua GOW Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.

Beliau menyampaikan bahwa momen ini menjadi kesempatan berharga untuk menyapa para siswa sebagai kader bangsa.

Beliau berharap generasi muda dapat mengikuti jejak perjuangan dari sosok-sosok perempuan inspiratif Purwakarta yang telah menunjukkan kiprah luar biasa di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, semua itu merupakan bukti nyata peran perempuan bagi bangsa yang terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini.

“Maka pada kesempatan ini kami punya misi. Kartini Go to School, Ti Kartini ka Srikandi Kiwari, ngawangun daya, ngawujudkeun peran, ngagerakeun parobahan,” ujarnya.

Hj Ifa menambahkan bahwa sekaligus dalam momentum Hari Pendidikan Nasional, perempuan memiliki peran penting dalam membangun peradaban dan menunjang kesuksesan pembangunan bangsa.

Adapun sebanyak 16 nominator dari berbagai organisasi perempuan hadir berbagi inspirasi, ilmu, dan pengalamannya untuk para siswa SMA Negeri 3 Purwakarta. Para nominator tersebut bukan sosok yang jauh di Televisi, melainkan figur nyata yang hidup dan berkontribusi di tengah masyarakat Purwakarta.

Acara semakin hidup melalui talkshow yang menghadirkan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Pusat, Ibu Dr. Evri Rizqi Monarshi, yang membahas tentang pentingnya mengarahkan perkembangan komunikasi digital agar tetap bergerak ke arah yang positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara itu, Ibu Nadya Yulianty, salah satu nominator, mengangkat pentingnya penguatan psikologi generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Suasana kemudian mencair saat senam bersama dipandu Ibu Hj. Enung Siti Nurjanah dan Ibu Eli, yang membuat lapangan sekolah penuh dengan tawa dan energi, menciptakan kebersamaan yang hangat

Motivasi kuat juga disampaikan Ibu Hanny Susilawati, pengusaha Anyelir Cake yang menyampaikan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal.

“Kalau tidak kuliah, bukan berarti berhenti. Masih banyak jalan, salah satunya melalui pelatihan keterampilan. Yang penting jangan berhenti,” pesannya.

Momen yang paling dinantikan pun tiba ketika dewan juri yang diwakili Ibu Neng Suparti mengumumkan para pemenang dihadapan hadirin yang juga disaksikan Bupati Purwakarta.

Pada Juara kategori voting daring, Ibu Tutiek Purnama Dewi, SH meraih posisi juara dengan perolehan 10.345 suara dan skor 452.

Sementara pada kategori penilaian dewan juri, Ibu Tini Rostini dari PKK meraih juara pertama dengan skor 450, disusul Ibu Hj. Pipit Rachmiati dari PWRI sebagai juara kedua dengan skor 445, dan Ibu Nurdiatul Zahro dari BKMT sebagai juara ketiga dengan skor 442.

Adapun juara harapan satu diraih Ibu Nadya Yulianty dari Salimah dengan skor 440, juara harapan dua oleh Ibu Hanny Susilawati dari Perwari dengan skor 435, dan juara harapan tiga oleh Ibu Hj. Enung Siti Nurjanah dari BKMM dengan skor 430. Untuk kategori kader muda, penghargaan diberikan kepada Hani Sri Lestari dari Perempuan Bangsa.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau (Om Zein) bersama Ketua GOW Purwakarta Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. Sementara itu, penghargaan kader muda diberikan oleh Ibu Tika Puspita Zein.

Kehadiran Bupati Om Zein semakin memeriahkan suasana. Beliau mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan penguatan terkait pendidikan Panca Waluya, serta memberikan hadiah langsung kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan kuis.

Pihak sekolah menyampaikan kebanggaannya karena SMA Negeri 3 Purwakarta dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan ini. Kehadiran perempuan inspiratif secara langsung memberikan pengalaman berharga bagi siswa.

Rangkaian kegiatan Nominasi Perempuan Inspiratif 2026 ini diawali dengan voting daring yang berlangsung pada 21–30 April 2026 dan melibatkan lebih dari 50 ribu partisipan, kemudian dilanjutkan dengan tahap presentasi serta wawancara para nominator.

Puncaknya digelar di sekolah ini—sebuah ruang di mana masa depan generasi muda sedang ditempa. Sebab pada akhirnya, inspirasi terbaik bukan hanya untuk diceritakan, melainkan untuk dihadirkan. Dan di sana, inspirasi itu benar-benar terasa: hidup, dekat, dan juga nyata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *